Setiap rumah tangga dapat berperan dalam mengurangi pemakaian energi listrik melalui perubahan kebiasaan sehari-hari.

Upaya penghematan energi juga merupakan cara bijak untuk menyelamatkan lingkungan dan membantu memerangi perubahan iklim.

Ada berbagai cara penghematan energi listrik yang dapat dilakukan seperti mengurangi pemakaian alat elektronik di rumah dan juga menggunakan lapisan pelindung pada kaca jendela rumah.

Ilmu pengetahuan menyatakan bahwa kandungan uap air memiliki kemampuan mempertahankan panas yang cukup lama.

Jadi, saat udara dengan kelembaban tinggi dan mendapatkan sinar matahari, panas yang masuk akan terakumulasi sehingga membuat suhu udara bertambah panas.

Suhu udara dalam rumah juga dipengaruhi oleh sinar matahari yang masuk melalui kaca dan menyebarkannya secara merata ke dalam ruangan.

Business Manager Commercial Solutions Division PT 3M Indonesia Razi Raziansyah mengatakan, sinar matahari membawa unsur Ultraviolet (UV) dan Infrared (IR) dalam panjang gelombangnya, sehingga memberikan dampak panas dan potensi kerusakan saat terpapar cahaya.

Namun, hal itu dapat direduksi dengan penggunaan kaca berteknologi window film. Kaca film ini dapat mereduksi panas serta menolak radiasi sampai 97 persen (IR) dan 99 persen (UV) yang dapat melindungi dan memberikan udara yang lebih sejuk pada suatu ruangan atau bangunan.

Razi menjelaskan, penggunaan kaca film pada rumah juga memiliki berbagai fungsi, yakni menghemat listrik hingga 78 persen.

“Ini berarti lingkungan yang lebih sejuk dan nyaman bagi Anda dan keluarga. Selain itu dengan menggunakan kaca film, sinar matahari yang masuk akan tersebar secara merata ke dalam ruangan dan pada saat bersamaan juga membantu menahan suhu panas matahari masuk ke dalam ruangan,” terang Razi dalam keterangannya kepada Kompas.com, Senin (27/4/2020).

Sebagai contoh, suatu bangunan dalam operasionalnya membutuhkan konsumsi listrik yang cukup besar, seperti kebutuhan pendinginan suhu (AC) bahkan dapat mencapai 40 persen dari total biaya operasional listrik.

Performa dan teknologi kaca film mampu menurukan suhu ruangan 2-6 derajat celsius, sehingga dapat berkontribusi dalam penghematan biaya total listrik lebih dari 25 persen.

Fungsi lainnya adalah melindungi dari kerusakan UV. Menurut Skin Cancer Foundation, kaca film adalah salah satu dari beberapa perlindungan yang direkomendasikan untuk mengurangi efek buruk UV pada kulit.

Dalam suatu ruangan, tidak hanya penghuni yang dapat merasakan manfaat dari kaca film, namun juga perabot rumah tangga.

Selain itu, kaca film dapat membantu mengurangi efek panas dari UV yang dapat memudarkan warna pada cat dinding, karpet, wallpaper, lantai kayu, foto, lukisan, dan barang lainnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *